KONSELING INDIVIDUAL
A. Pengertian
Konseling Individual
Konseling
individu adalah layanan pemberian bantuan yang dilakukan secara wawancara tatap
muka antara konselor dan konseli dalam rangka pembahasan dan pengentasan
permasalahan pribadi yang dideritanya sehingga klien dapat menggunakan
potensinya untuk mencapai kebahagiaan pribadi maupun sosial.
Konseling
individu adalah hubungan yang dilakukan secara tatap muka antara konselor dan
konseli, yang mana konselor sebagai seseorang yang memiliki kompetensi khusus
memberikan suatu situasi belajar kepada klien yang sebagai orang normal untuk
dibantu dalam mengetahui dirinya sendiri, situasi yang dihadapi dan masa depan,
sehingga klien dapat menggunakan potensinya untuk mencapai kebahagiaan pribadi maupun
sosial dan lebih lanjut klien akan belajar mengenai bagaimana memecahkan
masalah dan memenuhi kebutuhan di masa depan.
B. Asas
Konseling Individual
Asas
asas dalam konseling individual dimaksud untuk memperlancar proses dan
memperkuat bangunan hubungan antara konselor dan konseli. Asas asas konseling
itu meliputi:
a. Kerahasiaan
b. Kesukarelaan
dan keterbukaan
c. Keputusan
diambil alih oleh konseli sendiri
d. Kekinian
dan kegiatan
C. Tahapan
Konseling Individual
Secara
umum, proses konseling terdiri dari tiga tahapan, yaitu:
1) Tahap
awal (tahap mendefinisikan masalah)
Tahap ini terjadi dimulai
sejak klien menemui konselor hingga berjalan sampai konselor dam klien menemukan
masalah klien.
2) Inti
(Tahap kerja)
Setelah tahap awal
dilaksanakan dengan baik, proses konseling selanjutnya adalah memasuki tahap
inti atau tahap kerja.
3) Akhir
(Tahap Tindakan)
Pada tahap akhir ini
terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan, yaitu:
a. Konselor
Bersama klien membuat kesimpulan mengenai hasil proses konseling
b. Menyusun
rencana Tindakan yang akan dilakukan berdasarkan kesepakatan yang telah terbangun
dari proses konseling sebelumnya.
c. Mengevaluasi
jalannya proses dan hasil konseling
d. Membuat
perjanjian untuk pertemuan berikutnya
D. Batasan
Masalah dan Penyelesaian Masalah Konseli
Batasan
biasanya mencakup bisnis eksploitatif dan hubungan seksual. Batas selalu tidak
etis dan cenderung illegal. Namun, pelanggaran batas seperti pemberian hadiah
yang tepat, kontak non-seksual, atau pengungkapan diri adalah hal biasa yang
menjadi bagian dari hubungan terapis-konselor yang tepat dan sehat.
1) Time
Limits (Batasan Waktu)
Disini simaksudkan yaitu Batasan
waktu yang diperlukan saat konseling berlangsung, sebagai seorang konselor kita
bisa menentukan kapan bisa melakukan proses konseling dengan klien atau
konslei, hal ini sangat penting karena konseli dapat mengerti kapan dia akan
bertemukonselor untuk menyampaikan masalah sesuai wkatu yang telah ditentukan
dengan baik.
2) Action
Limits (Batasan dalam Bertindak)
Batasan Tindakan mengacu
pada Batasan Tindakan yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam proses
konseling, sebagai konselor kita tidak boleh membatasi konseli dalam menyampaikan
masalah, begitu juga dengan konseli seberat apapun masalah yang dihadapi,
konseli juga harus bisa mengontrol dirinya agar tidak melakukan hal yang diluar
kendali.
E. Teknik
Umum Layanan Konseling Individual
Pengembangan
proses layanan konseling individual oleh konselor dilandasi oleh dan juga
sangat dipengaruhi oleh suasana penerimaan klien, konselor menggunakan berbagai
teknik dalam pelayanan konseling individual dalam mencapai tujuan konseling. Teknik
teknik tersebut meliputi:
1) Kontak
mata
2) Kontak
psikologis
3) Ajakan
untuk berbicara
4) Tiga
M (Mendengar dengan cepat, memahami dengan cepat dan merespon secara tepat dan
positif)
5) Keruntutan
6) Pertanyaan
terbuka
7) Dorongan
minimal
8) Refleksi
9) Penyimpulan
10) Penafsiran
11) Konfrontasi
12) Ajakan
untuk memikirkan sesuatu yang lain
13) Peneguhan
Hasrat
14) Pensfrustasian
klien
15) Strategi
tidak memaafkan klien
16) Suasana
diam
17) Transfensi
dan kotra transfensi
18) Teknik
eksperiensial
19) Interpretasi
pengalaman masa lampau
20) Asosiasi
bebas
21) Sentuhan
jasmani
22) Penilaian
23) pelaporan
F. Teknik
Khusus Layanan Konseling Individual
Dalam
layanan konseling individuak teknik khusus digunakan untuk membina kemampuan
pada diri klien terutama yang mengarah pada kehidupan sehari hari. Jenis jenis
teknik khusus itu adalah:
1) Pemberian
informasi
2) Pemberian
contoh
3) Pemberian
contoh pribadi
4) Perumusan
tujuan
5) Latihan
penanganan
6) Kesadaran
tubuh
7) Desentisasi
dan sensitasi
8) Kursi
kosong permainan peran
9) Latihan
keluguan
10) Latihan
seksual
11) Analisis
transaksional
12) Analisis
gaya hidup
13) Kontrak

Komentar
Posting Komentar